7 Unsur Perjudian dan Hukum Judi Online menurut Islam

dominoqq – Sesuai ayat Quran dan juga hadis, maka hukum judi online menurut Islam adalah haram. Beberapa ayat Quran tersebut ialah ayat QS Al Maidah 5:3, dan QS Al Baqarah 2:129, serta QS Al Maidah 5:90, juga QS Fathir 35:6 maupun pada hadis nabi riwayat Bukhari dan Muslim. Berikut ini adalah beberapa unsur suatu perbuatan dapat tergolong sebagai judi atau maisir qimar.

Terdapat Pemain Judi

Salah satu unsur perjudian atau maisir qimar tersebut adalah adanya para pemain judi yang saling berlawanan atau bertarung. Para pemain judi tersebut bisa berupa peserta member khusus ataupun peserta bebas yang memasang taruhannya masing-masing. Bandar judi dalam hal ini termasuk sebagai pihak yang bermain judi, namun memiliki hak khusus berada pada suatu posisi yang khusus tertentu sebelum transaksi judi dilakukan. Dalam hal ini maka bandar judi akan memiliki posisi yang berlawanan dengan para pemain judi dominoqq yang mendaftar.

Taruhan

Unsur pokok perjudian ialah adanya taruhan. Jadi para pemain judi lantas memasang taruhannya masing-masing, yang akan diambil oleh pihak pemain judi yang menang dari pihak pemain judi yang kalah. Taruhan ini menjadi unsur penentu utama suatu perbuatan digolongkan sebagai judi atau tidaknya.

Adanya Aturan Permainan Judi

Unsur judi berikutnya adalah adanya aturan permainan judi yang disepakati oleh seluruh pihak, para pemain judinya, yang akan menentukan pemenang dan pihak yang dinyatakan kalah. Dasar menang kalah dalam perjudian bisa berupa peristiwa tertentu yakni dalam skala lokal, nasional maupun internasional, dan peristiwa apapun bisa menjadi dasar penentu pemenang judi.

Adanya Pihak yang Menang

Pihak pemain yang dinyatakan menang akan menguasai dan mengambil segala hal yang menjadi taruhan oleh pemain judi yang kalah.

Adanya Pihak yang Kalah 

Pihak pemain yang dinyatakan kalah akan kehilangan segala hal yang menjadi taruhannya dan diambil alih oleh pemain judi yang menang.

Adanya Unsur Spekulatif dan KetidakPastian

Salah satu unsur utama perbuatan judi ialah adanya unsur spekulatif yakni ketidakpastian, tebak menebak, seperti pada saat lempar dadu, yaitu bahwa akan menang yakni mengalami keuntungan lalu mendapatkan taruhannya, atau kalah yakni mengalami kerugian lalu akan kehilangan taruhannya. Seberapapun tingkat ketidakpastiannya maka itu sudah tergolong sebagai perbuatan judi.

Terdapatnya Dua Pilihan Untung atau Rugi

Unsur judi lainnya lagi ialah adanya 2 pilihan, yakni disatu sisi untung dan di sisi lainnya adalah rugi. Sehingga perlu dibedakan jika pilihannya adalah untung dan tidak rugi, juga tidak untung. Jika pilihannya adalah seperti itu maka tidak termasuk sebagai judi.

Contoh Beberapa Perbuatan Judi

Dengan memperhatikan ketujuh unsur judi tersebut maka supaya jelas maka berikut ini adalah contohnya. 

Contoh Pertama

Jika dalam suatu pertandingan catur yang tanpa adanya taruhan, maka hal tersebut belum bisa dikatakan sebagai judi atau maisir qimar, namun masih termasuk sebagai maisir lahwi atau permainan tanpa taruhan. Lalu ketika ada penonton yang bertaruh dengan penonton yang lainnya mengenai pihak yang akan menang caturnya atau pihak yang akan kalah dalam permainan catur tersebut maka hal ini sudah termasuk sebagai suatu perbuatan judi.

Contoh Kedua

Jika ada penawaran peserta seminar yang jika bisa membawa kedua temannya untuk ikut mendaftar seminar maka ia akan bisa mendapat free ticket atau tiket gratis seminar, maka hal ini bukanlah termasuk sebagai judi, karena meski ada peserta dalam posisi yang saling berlawanan  yakni pihak penyelenggara seminar dan pihak calon peserta seminar dan adanya unsur taruhan bagi pemenangnya yakni berupa keuntungan harga tiket gratis, dan akan ada pihak yang kalah dan pihak yang menang di sisi lainnya  namun pilihannya bukan untung atau rugi, melainkan untung atau tidak untung. Calon peserta seminar yang tidak mendapatkan dua orang lain lagi sebagai calon peserta seminar yang mendaftar bersamanya guna mendapatkan untung berupa hadiah tiket gratis, maka tidak akan mengalami kerugian juga, karena ia tidak kehilangan dan harus membayar apapun, kecuali seharga tiket seminar untuk dirinya sendiri  bukan seharga tiga tiket.

Demikianlah beberapa unsur perjudian dan contoh-contohnya.